Pelajaran 3/31: Proyek LED Berkedip, Apa itu Breadboard, LED dan Resistor Menggunakan Kit SunFounder
Dalam pelajaran ini, kita akan mengeksplorasi konsep dasar penggunaan papan Arduino, dengan fokus pada proyek LED Blink. Proyek ini akan membantu Anda memahami cara merangkai komponen seperti LED dan resistor di breadboard, serta cara menulis kode yang sesuai untuk membuat LED berkedip. Di akhir tutorial ini, Anda akan memiliki pemahaman praktis tentang elektronika dasar dan pemrograman dengan Arduino.
Proyek LED Blink adalah titik awal yang bagus untuk pemula. Proyek ini melibatkan menghubungkan LED dan resistor ke papan Arduino dan menulis program sederhana untuk mengontrol pola kedipan LED. Latihan ini tidak hanya mengajarkan Anda tentang struktur kode, tetapi juga tentang komponen yang digunakan dalam elektronika, seperti LED dan resistor. Untuk klarifikasi lebih lanjut, silakan merujuk ke video (di video pada 00:00).
Resistor dan LED Dijelaskan
Dalam proyek ini, Anda akan membutuhkan beberapa komponen kunci: papan Arduino Uno, breadboard, LED, dan resistor (220 Ohm). Papan Arduino berfungsi sebagai otak proyek, menjalankan kode yang mengontrol LED. Breadboard digunakan untuk membuat prototipe rangkaian tanpa menyolder, memungkinkan Anda untuk dengan mudah menghubungkan dan memutuskan komponen.
LED (Light Emitting Diode) adalah perangkat semikonduktor yang memancarkan cahaya ketika arus mengalir melaluinya. Resistor adalah komponen pasif yang membatasi arus yang mengalir melalui LED untuk mencegahnya terbakar. Dalam proyek ini, LED akan membutuhkan sekitar 2 volt untuk beroperasi, dan resistor membantu mengelola tegangan dari suplai 5 volt Arduino.
Detail Datasheet
| Produsen | SunFounder |
|---|---|
| Nomor bagian | Resistor 220 Ohm |
| Peringkat daya | 0,25 W |
| Toleransi | 5% |
| Kode warna | Merah, Merah, Coklat |
- Gunakan resistor 220 Ohm untuk membatasi arus untuk LED.
- Hubungkan anoda (pin panjang) LED ke sisi positif rangkaian.
- Katoda (pin pendek) harus dihubungkan ke ground.
- Pastikan polaritas yang benar saat menghubungkan LED.
- Periksa ulang koneksi di breadboard sebelum memberi daya pada rangkaian.
Instruksi Pengkabelan

Untuk merangkai proyek LED Blink, mulailah dengan menempatkan LED di breadboard. Masukkan pin yang lebih panjang (anoda) ke salah satu baris di breadboard. Selanjutnya, hubungkan resistor 220 Ohm ke baris yang sama tempat anoda terhubung. Ujung resistor yang lain harus menuju ke baris kosong di breadboard. Ini akan terhubung ke pin 9 di Arduino.
Sekarang, ambil kabel dan hubungkan dari baris kosong tempat resistor terhubung ke pin 9 di papan Arduino. Untuk katoda (pin yang lebih pendek) dari LED, hubungkan ke rel ground di breadboard, yang juga terhubung ke pin GND di Arduino. Pastikan koneksi ground aman untuk menghindari masalah saat rangkaian diberi daya.
Contoh Kode & Penjelasan
Mari kita lihat struktur kode untuk proyek LED Blink. Program ini terdiri dari dua fungsi utama: setup() dan loop(). Fungsi setup() berjalan sekali ketika Arduino dinyalakan atau di-reset, dan menginisialisasi pin LED.
void setup() {
pinMode(LED_BUILTIN, OUTPUT);
}
Dalam fungsi setup(), kita menggunakan pinMode(LED_BUILTIN, OUTPUT) untuk mengatur pin LED bawaan sebagai output. Ini memungkinkan Arduino untuk mengontrol LED dengan mengirim sinyal tinggi atau rendah.
Selanjutnya, fungsi loop() berjalan terus menerus, menyalakan dan mematikan LED dengan penundaan.
void loop() {
digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH); // menyalakan LED
delay(1000); // menunggu satu detik
digitalWrite(LED_BUILTIN, LOW); // mematikan LED
delay(1000); // menunggu satu detik
}
Dalam cuplikan ini, digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH) mengirim sinyal tinggi ke LED, sehingga menyalakannya. Program kemudian menunggu selama 1000 milidetik (1 detik) sebelum mematikan LED dengan digitalWrite(LED_BUILTIN, LOW). Siklus ini berulang tanpa henti, menciptakan efek berkedip.
Demonstrasi / Apa yang Diharapkan
Setelah Anda merangkai komponen dan mengunggah kode ke Arduino, Anda akan melihat LED berkedip menyala dan mati pada interval satu detik. Jika LED tidak menyala, periksa koneksi Anda untuk polaritas yang benar dan pastikan resistor terhubung dengan tepat. Jika Anda mengalami kedipan yang cepat, Anda dapat menyesuaikan nilai penundaan dalam kode untuk mengubah kecepatan kedipan (di video pada menit 10:00).
Stempel Waktu Video
- 00:00 Pendahuluan
- 1:33 Setup() dan Loop() Arduino
- 4:44 Penjelasan Arduino UNO
- 7:09 Apa itu resistor?
- 15:52 Apa itu LED
- 17:57 Menghitung nilai resistor untuk LED
- 20:15 Proyek LED bawaan
- 26:27 Proyek LED berkedip (Halo LED)
// the setup function runs once when you press reset or power the board
void setup() {
// initialize digital pin LED_BUILTIN as an output.
pinMode(LED_BUILTIN, OUTPUT);
}
// the loop function runs over and over again forever
void loop() {
digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH); // turn the LED on (HIGH is the voltage level)
delay(1000); // wait for a second
digitalWrite(LED_BUILTIN, LOW); // turn the LED off by making the voltage LOW
delay(1000); // wait for a second
}
Common Course Links
Common Course Files
Sumber daya & referensi
Belum ada sumber daya.
Berkas📁
Tidak ada file tersedia.