Search Code

Mengontrol Relay 5V Menggunakan Arduino untuk mengontrol beban AC atau DC seperti bohlam atau motor

Mengontrol Relay 5V Menggunakan Arduino untuk mengontrol beban AC atau DC seperti bohlam atau motor

Tutorial ini menunjukkan cara menggunakan modul relay 5V dengan Arduino untuk mengontrol perangkat bertegangan tinggi seperti lampu, kipas angin, atau peralatan lainnya. Relay yang digunakan dalam pelajaran ini adalah high-trigger, artinya relay aktif ketika pin sinyal menerima tegangan level tinggi (5V).

5V HIGH-level trigger relay module

Modul relay sangat penting dalam otomasi rumah dan sistem kontrol industri, memungkinkan Anda untuk menghubungkan mikrokontroler dengan perangkat bertenaga AC secara aman.

Kode Arduino dan diagram pengkabelan tersedia di bawah artikel ini.

Apa itu Relay High-Trigger?

Relay adalah sakelar elektromekanis yang dikontrol secara elektrik. Versi high-trigger aktif ketika pin sinyal input diberi HIGH (biasanya 5V). Relay ini berisi:

  • Sebuah kumparan elektromagnetik untuk pensakelaran

  • Kontak normally open (NO) dan normally closed (NC)

    Relay wiring when load is OFF
    Relay wiring when load is ON
  • Pin sinyal, VCC, dan GND

Modul ini memungkinkan Arduino untuk mengontrol perangkat yang beroperasi pada tegangan lebih tinggi daripada yang dapat ditangani papan secara langsung.

 

Pengkabelan Modul Relay

Arduino wiring for AC bulb with HIGH-level trigger relay
Arduino wiring for AC bulb with HIGH-level trigger relay

Untuk menggunakan relay dengan Arduino secara aman, hubungkan kabel sebagai berikut:

  • VCC (pin tengah) -5V pada Arduino

  • GND -GND pada Arduino

  • IN (Pin sinyal) -Pin Digital 2 pada Arduino

  • Terminal output relay -Hubungkan salah satu terminal secara seri dengan bola lampu, kipas angin, atau beban AC/DC lainnya.

 Ringkasan Kode

Berikut adalah kode Arduino dasar yang digunakan dalam pelajaran ini:

cppCopyEditvoid setup() {
  pinMode(2, OUTPUT);     // Atur pin 2 sebagai output
}

void loop() {
  digitalWrite(2, HIGH);  // Nyalakan relay
  delay(1000);            // Tunggu 1 detik
  digitalWrite(2, LOW);   // Matikan relay
  delay(1000);            // Tunggu 1 detik
}

  • Relay AKTIF ketika pin digital 2 diatur ke HIGH.

  • Relay MATI ketika pin 2 diatur ke LOW.

  • Siklus berulang setiap 1 detik.

Pengaturan ini umumnya digunakan untuk mengotomatiskan pencahayaan rumah atau kontrol daya berdasarkan sensor atau jadwal waktu.

 

Bab dari Video

  • 00:00 – Penjelasan Relay

  • 03:33 – Penjelasan Pengkabelan

  • 04:42 – Penjelasan Kode

  • 06:10 – Demonstrasi

 

Gambar

Relay wiring when load is OFF
Relay wiring when load is OFF
Relay wiring when load is ON
Relay wiring when load is ON
5V relay module
5V relay module
5V HIGH-level trigger relay module
5V HIGH-level trigger relay module
5V HIGH-level trigger relay module
5V HIGH-level trigger relay module
5V HIGH-level trigger relay module - back
5V HIGH-level trigger relay module - back
Arduino wiring for AC bulb with HIGH-level trigger relay
Arduino wiring for AC bulb with HIGH-level trigger relay
45-This is the Arduino code for a 5V relay
Bahasa: C++
/*
* This is the Arduino code for Dual Channel 5V Relay
* to control turning ON or OFF AC or DC loads
* Watch the video https://youtu.be/58XWVDnB7Ss
*
* Written by Ahmad Nejrabi for Robojax Video
* Date: December 26, 2017, in Ajax, Ontario, Canada
* Permission granted to share this code given that this
* note is kept with the code.
* Disclaimer: this code is "AS IS" and for educational purposes only.
*
*/

void setup() {
  pinMode(7, OUTPUT);// connected to S terminal of Relay

}

void loop() {

  digitalWrite(7,HIGH);// turn relay ON
  delay(3000);// keep it ON for 3 seconds

  digitalWrite(7, LOW);// turn relay OFF
 delay(5000);// keep it OFF for 5 seconds

}

Hal-hal yang mungkin Anda butuhkan

Sumber daya & referensi

Belum ada sumber daya.

Berkas📁

Tidak ada file tersedia.